Carles Puyolmemulai
karir sepakbola di tim lokal sebuah kota kecil tempat ia dilahirkan,
La Pobla de Segur. Puyol mendaftar ke Akademi Barca pada saat umur 17
tahun di La Masia. Dia dengan cepat bisa bergabung dengan tim Barca B
dan kemudian berkembang bergabung dengan tim utama, dimana debut
pertamanya pada saat melawan Valladolid tanggal 2 Oktober 1999 dibawah
asuhan pelatih Louis Van Gaal. Dengan penampilan yang memuaskan pelatih,
kemudian diberikan kesempatan sering bermain maka di menjadi pilihan
utama posisi bek kanan maupun ditempatkan di center bek.
Pada musim 2003-2004, Carles Puyolterpilih sebagai
kapten ketiga. Dengan bermain sebanyak 27 kali
penampilan di liga dan 7 di Piala UEFA, Puyol membartu Barca meski hanya
sebagai runner-up di Liga. Musim 2004-2005, Puyol memenangkan Piala
pertama bersama Barca, dan juga kapten tim dibawah pelatih Frank
Rijkaard. Kemenangan La Liga ini membuat mimpi dia menjadi kenyataan
untuk mengangkat Piala Liga di Nou Camp.
Musim 2005-06, dia masih bermain sebaik tahun sebelumnya, dimana
Puyol untuk kedua kalinya mengangkat Piala Liga. Puyol juga memenangkan Liga
Champions setelah mengalahkan Arsenal di Paris. Puyol hanya kehilangan
lima pertandingan sepanjang musim dan bukan karena cedera tetapi tiga
kali diistirahatkan oleh pelatih Frank Rijkaard dan tidak boleh tampil
karena diskors untuk dua pertandingan. Dia mencetak satu gol saat menang
5-0 melawan Real Sociedad pada tanggal 30 Oktober 2005.
Pada musim 2006/2007,
Carles Puyol bermain sebanyak 35 penampilan dari 38 pertandingan Liga. Dia
mendapatkan cedera terburuk dalam karirnya ketika Liga sudah berakhir,
dia mengalami cedera lutut padapertandingan persahabatan di Pretoria
pada tanggal 20 Juni 2007, sehingga membuatnya absen hingga 29
September. Puyol tidak bisa bermain pada pertandingan-pertandingan awal
kompetisi, sehingga pada musim 2007/2008, dia hanya bermain sebanyak 30
pertandingan di Liga.
Musim 2008/2009 Barca menorehkan kemenangan treble,
Carles Puyol sekali lagi bek Barca yang paling serbaguna, dimana dibawah kepelatihan
Guardiola, dia ditempatkan sebagai bek kanan di final Liga Champions,
kemudian dipasang sebagai bek kiri di final Copa del Rey dan juga
sebagai bek tengah di banyak pertandingan. Puyol sebagai seorang pemain
bertahan dia juga pemain yang bisa mencetak gol. Di Roma dia membuat
sejarah dengan menjadi kapten Barca pertama untuk mengangkat dua kali
trofi Liga Champions.
Pada
musim 2009-2010 dia memenangkan gelar liga keempatnya.Dia adalah pemain
yang sangat konsisten dan paling banyak dimainkan oleh Pep Guardiola di
jantung pertahanan.
Musim
2010/2011 adalah musim kurang beruntung bagi Puyol, di mana meskipun
memenangkan juara Liga untuk kelima kalinya dan Liga Champions ketiga
kalinya, dia hanya bermain 27 pertandingan. Menjelang akhir musim, ia
menjalani arthroscopy di lutut kirinya untuk mengambil tulang rawan yang
lepas dari tulang pahanya.
Karir bersama tim Nasional Spanyol, Carles Puyol bermain di Piala Dunia 2002, 2006 dan 2010 dan bermain di Piala Eropa
pada tahun 2004 dan 2008. Di Piala Dunia maupun di Piala Eropa, dia
merupakan pemain kunci di pertahanan terutama saat tim Spanyol merih
gelar di Wina.
Pada
musim panas tahun 2010 ia memenangkan Piala Dunia bersama tim Spanyol
untuk melengkapi gelar yang diperolehnya. Sebagai salah satu pilar tim,
ia bermain dalam semua (tujuh) pertandingan dan mencetak gol pada saat
di semi-final melawan Jerman.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar